3 Agustus 2020 7:37 am

Apakah paraben berbahaya bagi kulit? Apa saja efek yang dapat ditimbulkan?

Apakah paraben berbahaya bagi kulit? Apa saja efek yang dapat ditimbulkan?

Apakah penggunaan paraben dalam produk skincare berbahaya? Apakh kita harus menghindarinya? Karena sekarang ini banyak sekali produk skincare yang mengandung paraben. Paraben sendiri adalah suatu kandungan yang ditambahkan sebagai pengawet dalam suatu produk berperan sebagai anti bakteri, anti jamur, guna mempertahankan dan memeperpanjang self life dari suatu produk skincare. ⁣
Paraben dan turunannya sudah digunakan sejak lama oleh produsen kosmetik. Turunan dari paraben misalnya buthylparaben, methylapraben (nipagin) dan segala sesuatu dengan akhiran paraben. Pengawet memang dibutuhkan pada produk skincare tapi paraben bukan hanya satu-satunya pengawet yang dapat digunakan.⁣
Sebuah studi yang dipublikasi pertama kali pada tahun 2004 menemukan bahwa terdapat kandungan kosentrasi paraben yang terdapat jaringan tumor melibatkan 20 subyek dengan tumor payudara. Studi ini dilakukan oleh ilmuwan asal Inggris namanya DR. PHILIPPA D. DARBRE yang menemukan jejak paraben pada jaringan tumor payudara. Hasil publikasi ini membuat heboh masyarakat pada saat itu hingga sekarang karena isu paraben dapat menyebabkan kanker payudara. Studi hanya menyimpulkan bila paraben dapat ditemukan pada jaringan kanker payudara dan tidak pernah menuliskan bahwa paraben dapat menyebabkan kanker payudara. Hingga ilmuwan ini memberikan pernyataan bahwa paraben tidak menyebabkan kanker. ⁣
Menurut saya pribadi, pada dosis tinggi oral mungkin dapat menyebabkan kanker tetapi tidak dalam bentuk topikal.⁣
Bila parabene masuk ke dalam tubuh suatu laporan mengatakan bila paraben akan bertingkah laku seperti estrogen yang dapat memicu pubertas dini, sel kanker payudara, yang berubungan dengan estrogen. ⁣
Aktivitas estrogen di dalam parabene jauh lebih lemah dibandingkan estrogen kita sendiri, sehingga sebenarnya tidaklah berbahaya. FDA sendiri belum memberikan pernyataan resmi bila paraben topikal dapat berbahya dan masih dianggap aman dalam kosnentrasi tertentu dalam produk kosmetik.⁣
Turunan paraben sendiri yang tidak boleh digunakan dari BPOM kita adalah isobutylparaben, isopropylparaben, benzylparaben, pentylparaben, dan phenylparaben (peraturan EU). Hal ini dikarenakan bila gugus depan paraben tersebut bercampur dengan paraben akan menimbulkan efek yang tidak bagi bagi kulit dan tubuhmu.⁣

Blog Post Lainnya
Address
087771027022
087771027022
syaquinaofficial@gmail.com
Represented by
PT. Medika Estetik Prima
AKR Tower Lantai 16
Jalan Panjang No 5
Jakarta Barat 11530
Delivery Methods
Newsletter
`Subscribe
We Accept
@2020 Syaquina